HOME

GOLD FUNDAMENTAL & TECHNICAL

Fundamental Analysis : 

Harga emas mulai diperdagangkan melemah memasuki sesi perdagangan Eropa, menyimak ketegangan investor terhadap kebuntuan paket bailout Yunani. Hal ini telah meningkatkan spekulasi dipasar mata uang global dan membawa investor enggan berspekulasi dipasar emas.

Dari data ekonomi AS, data Klaim pengangguran AS dirilis naik menjadi 278K dari sekitar 267K pada periode sebelumnya. Data direspon cukup baik oleh investor karena data dirilis lebih baik dari perkiraan pasar sebelumnya pada kisaran 290K. Menyusul lapoan tersebut, Emas lanjutkan pelemahan hingga level terendah hariannya pada $1,257.580.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, Pasar XAU/USD akan terfokus pada Pengangguran dan Non-Farm Payrolls AS pada pukul 20:30 GMT+7 malam nanti.

Technical Analysis

Secara teknis, harga emas telah kembali bertahan dibawah level $1,300 per troy ounce – terlebih setelah Fed menegaskan rencananya untuk menaikkan suku bunga acuan pada 2015. Investor nampaknya kembali berhati-hati dalam berspekulasi dipasar logam ini. 

Pada bulan ini, Potensi penurunan pada harga emas masih cukup besar, namun mungkin akan berkisaran pada angka $1,240.00 pada kuartal pertama tahun ini. Jika terjadi penembusan dibawah level $1,240.00 maka akan mengindikasi bahwa harga emas mungkin akan kembali bergerak didalam area EMA-50, EMA-100 dan EMA-200. 

Meski demikian beberapa berita seputar bailout Yunani mungkin akan mampu membawa emas rebound hingga kisaran $1,285.70 - $1,293.90 setidaknya dalam minggu ini.

Dalam jangka panjang, Trend negative masih tetap terlihat pada harga emas. Pada pola teknikal jangka panjang tetap menunjukkan adanya kemungkinan emas berada pada kisaran $984 per troy ounce. Dalam trend Jangka panjang berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70 - $984.00, setidaknya menunggu hasil keputusan Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga tahun ini. 


by :  kedaitrader